Aku Memilih Diam

10 Sep

Ketika banyak ketidakpastian yang bertopengkan bahagia semu di sekitarku..
Maka aku memilih untuk diam dan menanti..kepastian yang bahagianya pun pasti dan tak semu..

2 Tanggapan to “Aku Memilih Diam”

  1. IndriKhairatiP 14 September 2011 pada 4:41 pm #

    ini ttg apa? aku tak paham.. kamu sedang kenapa? maafin aku yaa, jarak memisahkan ni.. >.<

    • Nisallina Apridini 14 September 2011 pada 5:32 pm #

      hmm interpretasinya bisa berbagai macem ko insii.. :) huhu.. maaf juga ya sayang.. udh jarang mendengar banyak darimu jugaaa..

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.